Thursday, December 08, 2005

Jiffest is coming to town!

Jiffest niy...
udah ada rencana mo nonton apa?

sama gak dengan pilihan yang pingin gue tonton?
let's check!

- Le Grande Voyage : Seorang ayah berkebangsaan Maroko ingin menunaikan haji karena percaya ajalnya sudah dekat. Lalu, ia meminta anak laki-laki bungsunya untuk mengantarnya ke Mekkah dari Perancis. Sepanjang perjalanan mereka selalu berdebat karena perbedaan prinsip dan hubungan mereka yang dingin. (drama)

(Komen gue?) : Penasaran sama alur cerita dan konflik yang dibangun. Sepertinya... film ini sangat menyentuh... :D

- 5 x 2 : Kisah cinta sepasang suami istri yang saling berjanji sehidup semati namun berakhir dengan perceraian. Film ini dibagi dalam 5 kehidupan; 1. kisah jatuh hati mereka, 2. kisah malam pernikahannya, 3. kisah lahirnya anak pertama mereka, 4. ?, 5. ? (drama)

(Komen gue?) : Secara gue belum nikah dan selalu punya penasaran sama pernikahan. Sepertinya... film ini wajib ditonton! :D

- Kebab Connection : Kungfu dan cinta terlarang jadi gabungan dalam cerita komedi ini. Tokoh utama film ini adalah Ibo yang punya cita-cita bikin film kungu Jerman. Awalnya semua berjalan mulus, tapi akhirnya berbagai masalah datang menerjang. Mulai dari pacarnya yang hamil, diputusin pacar sampai gagalnya pembuatan iklan keduanya. Jurus-jurus Bruce Lee pun dia keluarin untuk menghadapi berbagai masalahnya. (komedi)

(Komen gue?) : Ini ngebahas soal iklan juga. Hmmm... wajib hukumnya untuk ditonton!

- The Constant Gardener : Cerita tentang konspirasi. Justin, diplomat dan pengacara di Inggris, mencari tahu tentang misteri istrinya yang terbunuh di Kenya.

(Komen gue?) : Kata temen gue film ini bagus. Wajib ditonton. It's a must!

- O Dve Slabiky Pozadu : Zuzana, gadis muda yang semangat mengisi hidupnya dengan berbagai kenikmatan seperti travelling, menjadi penyulih suara dan melupakan masa lalunya. Namun dibalik itu, ia masih gelisah dan terus mencari sesuatu yang tidak pasti. (drama)

(Komen gue?) : Kayaknya ceritanya seru deh. Soalnya Zuzana jadi saksi diantara orang-orang yang berbicara dalam tiga bahasa. Sama seperti gue; Suroboyoan, Sunda, Indonesia:D

Well, by the way, anyway, subway...

Met nonton yakz!

Tuesday, December 06, 2005

bunuh diri, diri dibunuh!

tiba-tiba motor itu langsung diparkir di sisi jembatan
"diam! lebih baik aku bunuh diri saja! aku memang sudah tidak berguna! kamu memang tidak pernah mencintai aku!" teriak lelaki muda itu
mata yang sembab, kulit yang pucat bagai dihisap lintah sampai habis

gadis itu bukannya iba, dia bahkan makin murka!
"loncati saja jembatan itu! bunuh saja dirimu! kamu memang tidak berguna! aku tidak pernah mencintaimu!" jerit gadis itu
tanpa belaian, tanpa iba, dia langsung melenggang tanpa berkata sepatah kata lagi
wajahnya memerah
dadanya sesak
perasaannya meledak-ledak

lelaki muda itu berubah pikiran
lelaki muda itu berlari mengejar

gadis itu makin menjauh
gadis itu makin meninggalkannya

lalu, datang lelaki tua dengan lukisan tato di lengan
lalu, diliriknya motor di sisi jembatan itu
lalu, dilihatnya kunci motor yang masih mengait
lalu, wengggggg... wengggggg... wengggggg...

lelaki muda itu lelah, dia tak berdaya
gadis itu marah, dia tak mau berbalik

lelaki muda itu semakin lemas tatkala motor kesayangannya pun hilang tak berbekas...

pria tua itu girang hatinya senang...
motor itu jadi miliknya sekarang...

manggarai, 6 Desember 2005

*terinspirasi lelaki yang hampir bunuh diri di jembatan manggarai*

Sunday, December 04, 2005

tanda-tanda

kata ibu ku bilang...
"pilihlah yang terbaik!"

kata ibu guru ku bilang...
"pilihlah yang terbaik!"

kata teman ku bilang...
"pilihlah yang terbaik!"

yang terbaik?

masihkah kita bisa melihat yang terbaik untuk kita?

aku bosan dengan kata-kata...
"tanda-tandanya..."
"inilah tanda-tandanya..."
"itu sudah pertanda..."

tanda... tanda... tanda... tanda...

buatku seperti bom waktu yang siap menanti untuk diledakkan!

yang terbaik?

tatap mata, pasang telinga, buka hati, jernihkan pikiran, luruhkan dendam, langkahkan kaki, jalani kehidupan dengan rasa syukur...

Friday, December 02, 2005

Jujur...

Malam tadi, gue, Dinda, Ita dan Shirley pergi ke workshop-nya Glenn di Satu Citra.

Dan topik yang dibawain Glenn kali ini tentang PEKA.

Pertama kali...
Glenn ngajak kita (peserta workshop) untuk mampir ke 'rumahnya', begitu katanya...

terus, muncul potongan-potongan slide yang dibuka sama kursi teras...
"Anggap saja ini adalah rumah gue... Anggap saja lo main ke rumah gue..." kata Glenn.

Terus...
"Ini adalah Mbak Ati, pembantu, yang menyambut kedatangan lo semua," lanjut Glenn.

Spontan semua ketawa... tapi gue yakin, semua merasa diundang dateng ke 'rumahnya' Glenn untuk ngobrol-ngobrol soal kepekaan.
"KEPEKAAN... ini adalah bagian terpenting yang harus lo lakuin sebagai copywriter. Menulislah dengan hati dan pikiran. Karena ini yang terpenting! Tulislah apa yang lo rasain! Gue miris... karena ini udah mulai dilupain..." begitu ungkapan Glenn kurang lebih. (Gue kok jadi mellow gini ya?:D)

Jujur, kalimat Glenn bikin gue jadi mikir...
Jujur, kalimat Glenn bikin gue jadi takut...
Jujur, kalimat Glenn bikin gue jadi ragu-ragu...
Jujur, kalimat Glenn bikin gue malu...

Kenapa?

Karena gue nggak yakin menulis dengan jujur ...
Karena gue nggak yakin bisa jujur untuk nulis...
Karena gue nggak yakin tulisan gue bisa jujur...
Karena gue nggak yakin kejujuran lewat tulisan...

Weks!

Ujung-ujungnya nggak jujur! Ujung-ujungnya palsu!
Gue cuma nggak ingin melukai hati orang lain...
Tapi...
hari ini gue nggak palsu!
hari ini gue jujur nulis apa yang gue rasain!

(*siapa suruh jadi copywriter!*)